Categories
Paud

Contoh Notulen Parenting PAUD: Cara Membuat & Uraian Lengkap

Pada mata pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah atau bangku kuliah, kita tentu sudah mempelajari tentang notulen. Baik itu, pengertian dan cara membuatnya. Namun, mungkin beberapa dari Anda sudah lupa bagaimana cara membuat notulen khususnya cara membuat notulen parenting PAUD.

Untuk Anda yang sedang bingung tentang cara membuat notulen yang baik dan benar untuk memberikan edukasi pada wali murid tentang pentingnya parenting pada anak usia dini. Jangan khawatir, karena di artikel ini saya akan menjelaskan cara membuat dan contoh notulen parenting PAUD yang bisa Anda jadikan referensi.

Pengertian Notulen Parenting PAUD

Oke, sebelum membahas tentang contoh notulen parenting PAUD terlebih dahulu saya akan menjelaskan tentang apa itu notulen parenting PAUD. Jadi, pengertian notulen parenting PAUD adalah catatan dari rangkaian kegiatan parenting PAUD mulai dari awal acara sampai dengan acara selesai.

Parenting PAUD sendiri bisa Anda adakan dalam bentuk rapat, diskusi, seminar atau yang lainnya bersama dengan wali murid. Nah, untuk memperjelas hasil akhir dan juga kesimpulan selama kegiatan parenting ini berlangsung. Maka Anda harus membuat notulen parenting PAUD ini.

Cara Membuat Notulen Parenting PAUD

Nah, jika akan membuat notulen pada acara parenting PAUD atau acara kegiatan lainnya. Berikut ini langkah-langkah cara membuat notulen yang bisa Anda ikuti.

Kepala Notulen

  • Nama atau Tema acara yang akan dibahas
  • Hari dan tanggal acara diselenggarakan
  • Waktu dan jam pelaksanaan
  • Tempat acara diselenggarakan
  • Unsur-unsur yang terlibat dalam acara, terdiri dari ketua dan wakil acara, sekretaris, notulis dan peserta.

Isi Notulen

Sedangkan untuk bagian isi notulennya. Anda bisa isi denagn bagian penting dari suatu acara yang berisikan hal-hal atau poin-poin penting selama acara dilaksanakan. Isi notulen ini terdiri dari kata pembukaan, pembahasan, keputusan dan hasil dan juga waktu penutupan.

Bagian Akhir Notulen

Lanjut ke bagian akhir notulen rapat. Anda bisa tuliskan atau jelaskan tentang hal-hal penting atau kesimpulan dari acara yang diselanggarakan tersebut. Adapun susunan sistematika pada bagian akhir notulen adalah terdiri dari nama jabatan ketua acara, nama Anda sebagai notulen dan tanda tangan. Jika memungkinkan Anda juga bisa tuliskan pangkat dan NIPnya.

Contoh Notulen Parenting PAUD

Nah, untuk lebih jelasnya agar Anda lebih paham dan lebih mengerti lagi bagaimana cara membuat notulen parenting PAUD. Berikut ini saya akan lampirkan contoh notulen parenting PAUD yang bisa Anda jadikan referensi.

PAUD BINTANG PIJAR
Hari/Tanggal : Senin, 9 Maret 2020
Waktu : 08.00 – 12.00 WIB
Tempat : Ruang Kelas PAUD BINTANG PIJAR
Pemimpin Acara : Wiwik Trisnawati, S.Pd
Jumlah Peserta : 50 orang
Materi : Parenting PAUD (Pentingnya Memantau Kegiatan Anak Saat Bermain Gadget)



Kegiatan Pembukaan:
Rapat dibuka oleh Wiwik Trisnawati, S.Pd
Sambutan dari Kepala Sekolah
Hasil Keputusan Acara Parenting PAUD:



Berdasarkan pada hasil acara parenting PAUD dengan tema “Pentingnya Memantau Kegiatan Anak Saat Bermain Gadget” yang dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2020. Maka ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang tua siswa PAUD BINTANG PIJAR adalah sebagai berikut:
Orang tua wajib memantau kegiatan anak usia dini selama berada dirumah;
Lakukan pemantauan ekstra saat anak sedang bermain gadget;
Orang tua wajib periksa gadget sebelum dan sesudah digunakan oleh anak.



Pemimpin Rapat, Notulis,



Wiwik Trisnawati, S.Pd Hamidah, S.Pd

Oke, itu tadi penjelasan lengkap mengenai cara membuat dan contoh notulen parenting PAUD. Semoga bermanfaat dan bisa Anda jadikan referensi ya. Terimakasih.

Categories
Paud

Mengenal Parenting Pendidikan Anak Usia Dini yang Terbaik

Pada usia 4 hingga 5 tahun, anak Anda akan tetap menunjukkan berbagai hal baru termasuk menjadi aktif, senang menjelajahi lingkungan sekitar dan mulai belajar mengembangkan kesadaran diri.

Pada tahap ini, kadang-kadang anak-anak akan tetap terlihat tidak terkendali dan sering membuat orang tua frustrasi. Karena itu, sebagai orang tua, anda harus tahu cara mendidiknya dengan baik sesuai dengan usianya saat ini.

Parenting Pendidikan Anak Usia Dini

Anda kewalahan menghadapi tingkah laku dan perkembangan si kecil? Tidak perlu khawatir, kami akan memberikan tips parenting pendidikan anak usia dini yang bisa anda lakukan dalam membantu pertumbuhan anak. Berikut ini ialah beberapa hal yang perlu anda perhatikan.

Memberikan Kasih Sayang yang Cukup

Hal pertama yang harus diperhatikan anda prioritaskan dalam mendidik anak usia dini ialah kasih sayang. Cara yang tepat untuk mendidik anak-anak adalah dengan mencintai, bukan mengajari mereka dengan paksaan.

Mendidik anak-anak dengan paksaaan dapat membuat anak anak mengalami trauma. Tidak hanya dengan perlakuan, anda juga bisa mengucapkan kata kata sayang seperti I love You kepada si kecil setiap hari. Dengan ini, mereka mengetahui bahwa orangtuanya menyayangi mereka secara penuh

Belajar Sambil Bermain

Sejak kecil memang anda sudah harus mulai memperkenalkan banyak hal kepada sikecil dan mengajarinya banyak hal baru. Namun, anda harus sadar bahwa umur mereka masih sangat kecil sehingga mereka akan mudah bosan dalam menerima berbagai pembelajaran.

Anda bisa mulai mengajari mereka hal hal kecil dengan cara mengajaknya bermain. Misalkan anda bisa bermain tebak huruf untuk mengenalkan huruf kepada mereka. Menggunakan media pembelajaran yang seru akan mempermudah anda untuk mendidik mereka.

Gunakan Kalimat Positif

Jika Anda ingin menekankan kewajiban dan tanggung jawab anak-anak di rumah, cobalah untuk menghindari menggunakan kata jangan ketika melarang mereka untuk melakukan sesuatu.

Kami merekomendasikan penggunaan kalimat yang ajakan dan bukan kalimat suruhan. Misalnya, ketika Anda ingin anak untuk mulai belajar tentang huruf, anda dapat mengatakan Mama lebih suka jika adek mau belajar huruf loh daripada Ayok Adek Belajar Sekarang.

Selain menggunakan kalimat yang positif, intonasi suara anda juga harus lembut. Jangan memarahi atau meneriaki anak-anak dengan keras. Cara yang paling efektif untuk menegur seorang anak adalah berbicara dengan lembut dan perlahan.

Beri Contoh yang Baik

Peran orang tua dalam mendidik anak adalah sebagai teladan dan contoh perilaku bagi anak. Dengan begitu, anak-anak juga akan bisa menerapkan perilaku yang baik dalam keseharian mereka. Seperti diketahui, usia dini merupakan usia yang cepat menangkap hal hal baru termasuk hal baik dan hal buruk.

Karena itu, orang tua harus selalu menunjukkan perilaku yang baik di depan anak-anak, misalnya dalam hal kesopanan, kebersihan pribadi, rajin beribadah, rajin bekerja dan lain-lain.

Mengenalkan Kedisiplinan Sejak Dini

Disiplin harus diajarkan sejak kecil. Pentingnya pendidikan karakter dalam keluarga adalah salah satunya untuk membentuk disiplin pada anak sejak usia dini. Cara mengajar disiplin kepada anak usia 4-5 tahun bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menentukan waktu bermain, saat tidur atau mandi pada waktu bersamaan.

Selain itu, anda juga tidak boleh memanjakan anak secara berebihan. Hal ini justru akan membuat pribadi anak menjadi kurang baik, anda boleh saja memanjakan si kecil namun harus tetap dalam batasannya.

Bagaimana, sekarang anda sudah mengetahui parenting pendidikan anak usia dini yang baik bukan? Anda harus selalu ingat bahwa keluarga dan rumah merupakan sekolah pertama untuk si kecil.